Syukuran UMKM Tahu-Tempe Happy, Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Lebak

oleh -0 Dilihat
oleh

“Kami juga berharap pengembangan usaha ini dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,”

LEBAK, FBN.COM – UMKM Tahu-Tempe Happy resmi mengoperasikan fasilitas produksi barunya yang berlokasi di Kampung Gedong, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Minggu (12/7/2026). Peresmian yang dirangkaikan dengan acara syukuran tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan usaha berbasis ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui penyediaan produk tahu dan tempe yang sehat, bergizi, dan higienis.

Pembukaan fasilitas produksi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pemasaran, serta memberdayakan masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja baru.

Acara syukuran dihadiri oleh perwakilan Dinas Koperasi dan UKM, tokoh masyarakat, tokoh agama, di antaranya Mama Kiai Pupu dari Cimarga, serta para mitra distributor yang selama ini mendukung perkembangan usaha tersebut.

Fasilitas produksi terbaru dilengkapi dengan sistem pengolahan yang lebih modern dan higienis sehingga mampu meningkatkan efisiensi proses produksi. Dengan dukungan sarana tersebut, UMKM Tahu-Tempe Happy ditargetkan mampu memproduksi hingga 200 kilogram tahu dan tempe setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Lebak dan wilayah sekitarnya.

Pemilik UMKM Tahu-Tempe Happy, Ustadz Wawan Gunawan, mengatakan pengembangan fasilitas produksi dilakukan sebagai respons atas meningkatnya permintaan pasar terhadap produk olahan kedelai yang berkualitas, bernilai gizi tinggi, dan diproses secara higienis.

«”Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah produksi, tetapi juga menjaga kualitas produk. Dengan fasilitas baru ini, proses produksi menjadi lebih cepat, lebih bersih, dan sesuai standar kebersihan serta kesehatan. Kami juga berharap pengembangan usaha ini dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ujar Ustaz Wawan Gunawan.»

Menurutnya, keberadaan UMKM bukan sekadar menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa. Melalui pengolahan hasil pangan lokal, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

UMKM Tahu-Tempe Happy selama ini dikenal sebagai produsen olahan kedelai yang mengutamakan kualitas, kebersihan, dan kandungan gizi. Dengan hadirnya fasilitas produksi baru, perusahaan optimistis dapat memperluas distribusi produknya serta menjadi salah satu pemasok utama tahu dan tempe berkualitas di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.

Peresmian ini menjadi bukti bahwa pengembangan UMKM berbasis masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Pewarta : Boim