“Melalui festival ini kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencintai, menjaga, dan mewariskan budaya kepada generasi berikutnya,”
CIREBON, FBN. COM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forum Komunikasi Pencinta Sejarah Seni dan Budaya Cerbon (FORKO PANCER) tengah mempersiapkan agenda besar bertajuk Festival Seni dan Budaya yang akan melibatkan berbagai sanggar seni, komunitas budaya, serta para seniman tradisional di wilayah Cirebon.
Festival tersebut akan menghadirkan beragam pertunjukan budaya, di antaranya Ngasah, Sintren, Berokan, Topeng Beling, Kuda Lumping, Barongsai, Tari Topeng Cirebon, Jaipong, hingga berbagai kesenian tradisional lainnya yang menjadi kekayaan budaya Cirebon dan Nusantara.
Ketua Umum FORKO PANCER, R. Dian Andhiawan Seminingrat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga, melestarikan, sekaligus memperkenalkan seni budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda, bertepatan dengan momentum peringatan kemerdekaan Indonesia.
“Momentum HUT Kemerdekaan RI harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya diwariskan melalui perjuangan para pahlawan, tetapi juga dijaga melalui pelestarian identitas bangsa. Seni dan budaya adalah bagian dari jati diri Indonesia yang wajib kita rawat bersama,” ujar Mama Dido, panggilan akrabnya, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, FORKO PANCER ingin menghadirkan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya semarak, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan pelestarian budaya.
“Kami ingin masyarakat menikmati hiburan yang berakar pada budaya sendiri. Sintren, Berokan, Tari Topeng, Kuda Lumping, Topeng Beling, Barongsai, Jaipong, dan berbagai kesenian lainnya adalah warisan leluhur yang harus terus hidup. Melalui festival ini kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencintai, menjaga, dan mewariskan budaya kepada generasi berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahmi para seniman, budayawan, komunitas, dan masyarakat dalam semangat persatuan sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain menampilkan pertunjukan seni, FORKO PANCER juga membuka ruang kolaborasi bagi sanggar seni, komunitas budaya, pelaku UMKM, serta pegiat sejarah untuk bersama-sama menyukseskan rangkaian kegiatan yang akan digelar selama peringatan HUT ke-81 RI.
“Kami berharap festival ini menjadi bukti bahwa budaya adalah perekat persatuan bangsa. Semakin kita mencintai budaya sendiri, semakin kuat pula karakter dan identitas bangsa Indonesia. Dari Cirebon, kami ingin mengajak masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap budaya Nusantara,” pungkas Mama Dido.
FORKO PANCER saat ini masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk sanggar seni, komunitas budaya, pemerintah daerah, serta para pemerhati budaya guna mematangkan konsep pelaksanaan festival.
Diharapkan agenda tersebut menjadi salah satu kegiatan seni budaya terbesar di Cirebon dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat Cirebon sebagai daerah yang kaya akan sejarah, seni, dan budaya.
Pewarta : Dido











