Pemkab Bekasi Salurkan Lebih dari Satu Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

oleh -401 Dilihat
oleh

Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat hingga kondisi pasokan air kembali normal.

KABUPATEN BEKASI, FBN.COM – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus melakukan upaya penanganan dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami krisis air. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Palang Merah Indonesia (PMI), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta dukungan dari sejumlah perusahaan, lebih dari satu juta liter air bersih telah didistribusikan ke wilayah terdampak.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi hingga Minggu (19/07/2026) pukul 23.00 WIB, bencana kekeringan telah melanda 49 titik yang berada di 10 desa pada lima kecamatan. Kondisi tersebut mengakibatkan 5.776 kepala keluarga atau sekitar 17.047 jiwa mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.

Lima kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru, Cikarang Selatan, dan Pebayuran. Pemerintah daerah bersama para mitra terus mengoptimalkan distribusi air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Dari total 1.001.000 liter air bersih yang telah disalurkan, BPBD Kabupaten Bekasi menyumbang sebanyak 651.000 liter. Sementara PMI mendistribusikan 290.000 liter, Deltamas 33.000 liter, BBWS 24.000 liter, dan PT Hyundai sebanyak 3.000 liter.

Di Kecamatan Cibarusah, bantuan air bersih disalurkan ke 10 lokasi yang tersebar di Desa Ridogalih dan Desa Cibarusah Jaya. Sementara di Kecamatan Serang Baru, distribusi dilakukan di delapan titik di Desa Nagasari serta satu titik di Desa Sukasari.

Wilayah Kecamatan Bojongmangu menjadi daerah dengan sebaran titik kekeringan terbanyak, yakni di Desa Sukamukti, Sukabungah, Medalkrisna, dan Karang Indah. Di kawasan tersebut tercatat puluhan titik terdampak yang membutuhkan suplai air bersih secara berkala.

Selain itu, kekeringan juga melanda lima titik di Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran, serta satu titik di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan. Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat hingga kondisi pasokan air kembali normal.(Adv)