Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas insan pers dalam menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital.
BANDUNG, FBN.Com – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut media massa dan wartawan untuk terus beradaptasi. Selain dituntut menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, media kini juga harus mampu memastikan informasi yang dipublikasikan dapat diakses dan ditemukan masyarakat melalui mesin pencari maupun berbagai platform digital. Rabu (24/6/2026).
Hal tersebut mengemuka dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di GOR Wartawan Bandung, Selasa (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas insan pers dalam menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital.
Pelaksana Tugas Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Syukri, mengatakan UKW merupakan bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme wartawan di Jawa Barat. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda di tengah derasnya arus informasi saat ini.
“UKW ini bertujuan meningkatkan profesionalisme wartawan di Jawa Barat. Dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pers merupakan kebutuhan bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan UKW merupakan hasil kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kompetensi wartawan sekaligus memperkuat kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Fenomena penggunaan telepon genggam sejak usia dini menunjukkan bahwa masyarakat kini hidup dalam ekosistem yang serba terhubung. Informasi dapat menyebar dengan sangat cepat dan menjangkau khalayak luas hanya dalam hitungan detik. Kondisi ini menghadirkan tantangan sekaligus tanggung jawab yang lebih besar bagi wartawan untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, UKW tidak hanya dimaknai sebagai proses sertifikasi profesi, melainkan juga sebagai sarana meningkatkan kemampuan wartawan dalam menghadapi transformasi digital. Melalui peningkatan kompetensi, wartawan diharapkan mampu menjaga kualitas produk jurnalistik sekaligus memperkuat literasi informasi di tengah maraknya konten yang beredar di ruang digital.
Dengan jumlah pengguna telepon genggam yang mencapai puluhan juta orang di Jawa Barat, kualitas informasi menjadi faktor penting dalam mendukung kehidupan publik yang sehat. Wartawan yang kompeten dinilai memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi yang benar dan terpercaya sehingga dapat menjadi dasar bagi masyarakat dalam mengambil berbagai keputusan sehari hari. (R3daksi)











