“Kalau ada kekeliruan data hari ini, kita harus menunggu sepuluh tahun lagi untuk memperbaikinya. Karena itu, akurasi data sejak awal menjadi sangat penting,”
KUTAI KARTANEGARA, FBN.Com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui kegiatan bertema “Bersama Sensus Ekonomi 2026, Mewujudkan Data untuk Kemajuan Bangsa” yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis, (11/6/2026).
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam sambutannya menegaskan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah selama satu dekade ke depan. Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat, riil, presisi, dan terkini kepada petugas sensus.\
Menurut Bupati Aulia, masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu khawatir dalam memberikan informasi karena data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersifat independen sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Data tersebut tidak akan dipengaruhi ataupun dikaitkan dengan kepentingan lain seperti perpajakan maupun persoalan internal perusahaan.
“Data yang dikumpulkan melalui sensus akan menjadi bahan baku yang sangat berharga untuk diolah menjadi informasi berkualitas. Informasi inilah yang nantinya menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, memperkuat perekonomian daerah, serta menarik investasi,” ujarnya.
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kukar untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus. Dukungan tersebut tidak hanya dari organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga hingga tingkat kecamatan, desa, kelurahan, dan rukun tetangga (RT). Ia menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan sensus berjalan optimal demi menghasilkan data yang berkualitas.
Disampaikan bahwa sensus ekonomi memiliki arti yang sangat penting karena hanya dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Kesalahan data atau kurangnya dukungan dalam pelaksanaan sensus saat ini dapat berdampak panjang terhadap kualitas perencanaan pembangunan daerah.
“Kalau ada kekeliruan data hari ini, kita harus menunggu sepuluh tahun lagi untuk memperbaikinya. Karena itu, akurasi data sejak awal menjadi sangat penting,” tegasnya.
Disoroti juga pentingnya kualitas data dasar yang diberikan responden. Menurutnya, secanggih apa pun teknologi pengolahan data yang digunakan, hasil akhir tidak akan optimal apabila data yang masuk sejak awal tidak akurat. Lebih lanjut, Bupati Aulia menyebut hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan program Satu Data Kutai Kartanegara, yang akan dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Melalui sensus ini, pemerintah akan memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi daerah, mulai dari data demografi, struktur ekonomi, tingkat pendidikan, hingga angka pengangguran berdasarkan data setiap rumah tangga. Informasi tersebut akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Bupati Aulia menilai ketersediaan data yang presisi hingga tingkat bawah sangat dibutuhkan untuk mempertajam arah pembangunan, menyukseskan 17 Program Dedikasi, serta mewujudkan visi besar “Kukar Idaman Terbaik” dalam lima tahun mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik, khususnya BPS Kabupaten Kutai Kartanegara, atas berbagai persiapan yang telah dilakukan serta sinergi yang terus terjalin dengan pemerintah daerah.
Dengan dimulainya Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Kukar berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif demi menghadirkan data yang berkualitas, sehingga pembangunan daerah dapat dirancang lebih tepat, investasi semakin berkembang, dan kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara dapat terwujud secara berkelanjutan.
Sumber : kukarkab.go.id











