Perlu Pengerukan Irigasi Secara Total, di Desa Payungsari Kecamatan Pedes

oleh -36 Dilihat
oleh

KARAWANG – FBN | Pemerintah Desa Payungsari mengeluhkan saluran irigasi yang mendangkal dan perlu pengerukan secara total dengan menurunkan alat berat. Pasalnya, endapan di saluran irigasi tersebut sudah melebihi ketebalannya. (07/07/2020)

Pengerukan irigasi yang juga Belum juga dikerjakan di Desa Payungsari, membuat irigasi semakin terlihat kumuh karena selain ketebalan lumpur yang mengeras dan melebihi tinggi air, sampah juga akan tertahan di saluran irigasi tersebut. Belum lagi rumput yang akan terus tumbuh di saluran irigasi.

Menurut informasi dari pemerintah Desa Payungsari sudah mengajukan Proposal kepada dinas PUPR pada bulan Januari. Bahkan, pada tahun 2019 pun pernah juga mengajukan proposal terkait permintaan Desa Payungsari untuk pengerukan irigasi tersebut. Akan tetapi di tahun 2019 itu, hanya irigasi di Desa Kendaljaya dan Desa Kertaraharja yang di lakukan pengerukan.
Bojus kasiekbang Desa Payungsari, menyadari begitu banyaknya pengajuan dari desa desa lain.

Hingga pada hari selasa kemarin (07/07/2020) dinas PUPR baru melakukan survei ke irigasi yang ada di Desa Payungsari dengan lebar 11 meter saat dilakukan pengukuran. “Secepatnya akan dilakukan pengerukan, tapi kita laporkan dulu ke pimpinan saya ke atasannya”, Kata Icang selaku orang dinas PUPR kepada media fokusberitanasional.net, belum pasti digelarnya kapan.

Dede Amas Subhan S.hut., sebagai Kepala Desa Payung Sari membenarkan pengerukan saluran irigasi yang ada di wilayah Desa Payungsari, belum juga dilakukan sejak tahun 2019. (Ahmad)